Covid-19 Meningkat Lagi, Kegiatan Belajar Tatap Muka di Kota Jambi Dihentikan
Jumat, 07 Agustus 2020 | 00:00:00 WIB | Dibaca: 1940 Kali

Jambi, Beritasatu.com - Kegiatan belajar mengajar (KBM) secara tatap muka di sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertaa (SMP) di Kota Jambi yang sudah sempat berlangsung satu bulan dihentikan selama dua pekan ke depan. KBM tatap muka tersebut dihentikan menyusul drastisnya pertambahan jumlah kasus positif Covid-19 di kota itu dua hari terakhir.
Wakil Wali Kota Jambi, Maulana di Jambi, Kamis (6/8/2020) mengatakan, KBM secara tatap muka mulai kelas 4 – 6 SD hingga SMP dan sederajat di Kota Jambi dihentikan mulai Kamis (6/8) hingga Rabu (19/8)/2020). Penghentian KBM tatap muka di setiap sekolah tersebut dilakukan mengantisipasi meningkatnya kasus positif Covid-19 di Kota Jambi dua hari terakhir.
“Kasus positif Covid-19 di Kota Jambi dua hari terakhir bertambah 14 kasus. Sebanyak 11 kasus baru positif Covid-19 di Kota Jambi diumumkan Selasa (4/8/2020). Sedangkan tiga kasus baru positif Covid-19 diumumkan Rabu (5/8/2020). Jadi kita waspada penularan Covid-19 ini, sehingga KBM tatap muka dihentikan sementara,”ujarnya.
Dijelaskan, seluruh sekolah SD, SMP dan sederajat di Kota Jambi tetap melakukan KBM sistem online atau dalam jaringan (daring) selama KBM tatap muka dihentikan. Para guru dan orang tua siswa diharapkan tetap melakukan pengawasan agar para siswa benar-benar melakukan KBM daring.
Menurut Maulana, total kasus positif Covid-19 di Kota Jambi saat ini mencapai 61 kasus. Kasus positif Covid-19 yang sembuh sebanyak 32 kasus dan meninggal satu kasus. Sedangkan pasien positif Covid-19 di Kota Jambi yang masih dirawat di rumah sakit sebanyak 23 orang.
“Dua bulan terakhir, kasus Covid-19 di Kota Jambi sempat mereda dan relaksasi ekonomi dan kegiatan kemasyaraatan mulai berjalan normal. Saat ini warga masyarakat Kota Jambi harus meningkatkan kembali kewaspadaan terhadap penularan Covid-19 dengan melaksanakan protokoler Covid-19 lebih ketat lagi,”ujarnya.
Sementara itu, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi, Johansyah mengatakan, total pasien Covid-19 di provinsi itu hingga Kamis (6/8/2020) siang sudah mencapai 193 orang. Pasien positif Covid-19 yang sembuh sebanyak 116 orang, pasien meninggal sebanyak empat orang dan pasien yang masih dirawat sebanyak 35 orang.
“Jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi Jambi meningkat drastis selama Agustus, yakni mencapai 31 orang. Pasien baru positif Covid-19 di Jambi, Selasa (4/8) bertambah 19 orang dan Rabu (5/8) bertambah lima orang,”katanya.
Menyangkut adanya empat orang pegawai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raden Mattaher Provinsi Jambi dinyatakan positif Covid-19, Johansyah mengatakan, para pegawai rumah sakit yang positif Covid-19 tersebut sudah dirawat. Untuk mencegah meluasnya penularan Covid-19 di RSUD Raden Mattaher Jambi, uji swab melalui metode Polimerace Chain Reaction (PCR) sudah dilakukan terhadap lebih 50 orang pegawai rumah sakit itu.
“Kemudian tracing(penelusuran) terhadap kontak empat pegawai RSUD Raden Mattaher Jambi yang positif Covid-19 juga terus dilakukan,”katanya.

Komentar Facebook